KOORDINASI JALAN TEMBUS BLORA-NGAWI

Mas Arief /


Usai mendampingi Bapak Bupati Blora dan Ibu Bupati Bojonegoro dalam acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pembangunan Jembatan Luwihaji-Medalem (Lume), saya lanjut menuju Kabupaten Ngawi.
Sesampainya di Ngawi saya bersilahturahmi dengan Bapak Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar ST, MH atau yang lebih akrab disapa Mas Ony, bersama Sekda Ngawi M Sodiq Triwidiyanto. Kita melakukan koordinasi terkait rencana pembangunan akses Randublatung-Getas tembus Jalan Raya Ngawi-Solo via Banjarejo, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi sebagai akses penghubung Blora-Ngawi.


Baca juga:
Bojonegoro-Blora Teken Kerjasama Pembangunan Jembatan Luwihaji-Medalem


Ini sebagai tindak lanjut aspirasi masyarakat Desa Getas dan beberapa desa hutan di sekitarnya (wilayah Blora Selatan) yang selama ini aksesnya terbatas dalam memenuhi kebutuhan ekonominya baik menuju Blora maupun Ngawi.
Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan Pemkab Ngawi juga bisa bersama-sama membangun jalan. Pemkab Blora akan terus melanjutkan pembangunan Jl.Randublatung-Getas, sedangkan Pemkab Ngawi membangun ruas batas Getas hingga Banjarejo-Pitu.



Kita ingin kawasan perbatasan di wilayah Blora Selatan bisa terbuka aksesnya sehingga nantinya bisa tumbuh titik titik ekonomi baru. Apalagi di Desa Getas Kecamatan Kradenan ini ada Kampus Lapangan Fakultas Kehutanan UGM dan Hutan KHDTK yang dikelola UGM. Setiap tahun banyak mahasiswa UGM ke Getas untuk melakukan studi, karena jalannya jelek mereka harus naik truk dari Ngawi.

Semoga niat baik ini mendapatkan respon positif dari Pemkab Ngawi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, aamiin (aro838)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar