Selamat! Bupati Blora Arief Rohman Selesaikan Studi S3 dan Resmi Sandang Gelar Doktor dari Unnes, IPK Tinggi Predikat Cumlaude

 

Bertepatan dengan momen HUT kemarin, Arief menjalani prosesi wisuda gelar doktornya di Unnes. Dengan diraihnya gelar doktor itu, bupati Blora kini memiliki gelar Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si

SUARA MERDEKA BLORA - Bertepatan dengan (HUT) ke-275 Kabupaten Blora, Bupati Blora Arief Rohman resmi menyandang gelar doktor.

Gelar doktor manajemen pendidikan tersebut diperoleh Arief usai menyelesaikan studi di Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes).

IPK yang diperoleh Arief juga sangat tinggi yakni 3,7 dengan predikat cumlaude.

Bertepatan dengan momen HUT kemarin, Arief menjalani prosesi wisuda gelar doktornya di Unnes.

Dengan diraihnya gelar doktor itu, bupati Blora kini memiliki gelar Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.

Pencapaian ini, menandai prestasi akademik yang diraih Arief Rohman.

Di mana selama ini dikenal dengan komitmennya dalam memajukan sektor pendidikan bagi aparatur desa di Kota Sate.

Dalam gelaran wisuda program doktor, magister, profesi, sarjana, dan diploma Unnes ke-127 kemarin itu, meluluskan 988 wisudawan.

Meliputi 11 doktor, 95 magister, 16 profesi konselor dan 853 sarjana, serta 13 diploma.

Bupati Blora Arief Rohman berhasil lulus dalam ujian disertasi dengan berjudul "Pengembangan Model Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Aparatur Desa Berbasis Rekognisi Pembelajaran Lampau".

Disertasi tersebut, mendapatkan apresiasi tinggi dari para penguji.

Sebab, dianggap mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi sumber daya aparatur desa.

Dalam disertasinya, Arief mengembangkan model yang inovatif untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa dengan pendekatan rekognisi pembelajaran lampau (RPL).

Yakni, sebuah metode yang menilai pengalaman dan pengetahuan yang telah dimiliki aparatur sebelum mereka mengikuti pelatihan formal.

”Predikat cumlaude ini, hasil dari kerja keras dan dukungan dari banyak pihak. Saya berkomitmen untuk mengimplementasikan model yang saya kembangkan dalam disertasi ini untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa di Blora, sehingga mereka dapat lebih efektif dalam melayani masyarakat," ujar Arief Rohman.

Sebagai seorang bupati, dia memang selalu mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan bagi aparatur desa.

Dengan program RPL bagi aparatur hingga pegiat desa di Kabupaten Blora.

Arief Rohman berharap, gelar doktor ini dapat memperkuat kebijakan dan program-program pendidikan yang telah ia jalankan di Kota Samin.

"Semoga bermanfaat ilmunya dan menginspirasi anak-anak Blora menggapai pendidikan yang tinggi," harapnya.

Yakni, sebuah metode yang menilai pengalaman dan pengetahuan yang telah dimiliki aparatur sebelum mereka mengikuti pelatihan formal.

”Predikat cumlaude ini, hasil dari kerja keras dan dukungan dari banyak pihak. Saya berkomitmen untuk mengimplementasikan model yang saya kembangkan dalam disertasi ini untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa di Blora, sehingga mereka dapat lebih efektif dalam melayani masyarakat," ujar Arief Rohman.

Sebagai seorang bupati, dia memang selalu mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan bagi aparatur desa.

Dengan program RPL bagi aparatur hingga pegiat desa di Kabupaten Blora.

Arief Rohman berharap, gelar doktor ini dapat memperkuat kebijakan dan program-program pendidikan yang telah ia jalankan di Kota Samin.

"Semoga bermanfaat ilmunya dan menginspirasi anak-anak Blora menggapai pendidikan yang tinggi," harapnya.

Link berita:

https://blora.suaramerdeka.com/blora/1714140570/selamat-bupati-blora-arief-rohman-selesaikan-studi-s3-dan-resmi-sandang-gelar-doktor-dari-unnes-ipk-tinggi-predikat-cumlaude

Tidak ada komentar:

Posting Komentar