![]() |
| DUKA: Bupati Blora Arief Rohman saat berdialog dengan korban banjir di Aceh tepatnya di perkampungan warga Blora |
BLORA - Pemerintah Kabupaten Blora salurkan bantuan untuk korban banjir di Aceh.
Tepatnya di perkampungan orang Blora yang tinggal di sana setelah program transmigrasi.
Dalam penyaluran bantuan itu Bupati Blora Arief Rohman bersama Ketua PWNU Jawa Tengah KH. Abdul Gaffar Rozin.
Penyaluran bantuan dipusatkan di Desa Penuaron Baru, Kecamatan Penuaron, Kabupaten Aceh Timur.
Sebuah desa transmigrasi orang Jawa yang mengelilingi bukit, lembah sungai dan perkebunan sawit.
Setelah melakukan perjalanan darat selama 5 jam dari Medan melintasi Langkat, Pangkalan Brandan, Aceh Tamiang, Kota Langsa, dengan medan jalan yang masih terlihat sisa-sisa puing rumah hancur akibat banjir.
Sampailah rombongan Bupati bersama Ketua PW NU Jawa Tengah di Penuaron Aceh Timur.
Bertemu Mbah Jiyo warga setempat asli Seren, Sendangwungu Blora, yang sudah sejak 1980 transmigrasi kesana.
Bupati Disana mendampingi Ketua PWNU, terlebih dahulu meninjau musholla yang telah selesai transmisi oleh Tim Relawan PWNU Jawa Tengah.
Musholla Yakni Miftahul Ulum, Dusun Dataran Indah, Gampong Peunaron Baru, Kecamatan Peunaron.
Setelah itu dilanjutkan penyerahan bantuan oleh PWNU Jawa Tengah yang dilakukan KH. Abdul Gaffar Rozin, kepada PWNU Aceh yang duduk Tengku Ahmad Afzal.
Bantuan yang diberikan senilai Rp 4,2 miliar untuk berbagai kegiatan pembangunan.
Khusus untuk bantuan dari Pemkab Blora, tidak hanya ditujukan untuk satu kabupaten terdampak banjir.
Melainkan kepada 6 kabupaten, untuk perbaikan sejumlah tempat ibadah dan sekolah.
Di antaranya di Kabupaten Pidie Jaya Aceh, Kabupaten Bener Meriah Aceh, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Agam Barat Sumatera Barat.
"Bantuan dari Pemkab Blora melalui Baznas dan Korpri total senilai Rp 230 juta. Merupakan hasil pengumpulan donasi warga masyarakat Kabupaten Blora, dan para ASN," ucap Bupati Blora Arief Rohman.
"Terimakasih kepada seluruh donatur. Kami tidak menyangka ternyata di Aceh ini juga banyak warga Blora, semoga bermanfaat nggih," lanjutnya.
Ketua Baznas Kabupaten Blora Sutaat menerangkan bahwa bantuannya diserahkan secara tunai kepada 6 Kabupaten.
"Masing-masing Rp 30 juta. Kami serahkan secara cash. Terimakasih kepada seluruh donatur, sedekah jenengan semua sangat membantu saudara saudara kita yang terdampak banjir. Untuk yang Korpri diserahkan melalui transfer rekening," terangnya.
Mbah Jiyo senang dengan kedatangan Bupati Blora Arief Rohman. Ia pun menjelaskan kronologi dan kondisi warga yang menjadi korban banjir.
"Alhamdulillah Pak Bupati Blora sampai sini. Saya sudah disini sejak 1980. Ikut transmigrasi saat itu Bupati nya masih Pak Sumarno. Terimakasih Pak Bupati sudah berkenan menjenguk kami. Kemarin banjirnya besar sekali," ucap Mbah Jiyo.
"Rumah rumah disini tinggal kelihatan atapnya saja. Akibat luapan air dari sungai yang begitu besar. Bahkan pasca banjir ada warga yang meninggal dimakan buaya sungai. Yang beritanya sampai masuk TV itu dimakan buaya, orang sini juga Pak. Namanya Pak Hasan diterkam buaya saat menyeberangi Sungai Peureulak sore hari pasca banjir," lanjutnya. (tos)
Link berita:
https://radarkudus.jawapos.com/blora/amp/697152097/bupati-arief-rohman-salurkan-bantuan-banjir-untuk-kampung-warga-blora-di-aceh
.webp)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar