Pagar Nusa Jateng Perkuat Konsolidasi, Kejurda X Siap Digelar

 

Ketua PW Pagar Nusa Jateng Arief Rohman meluncurkan Kejurda X yang akan digelar pada 26–27 April 2026 di Purwokerto.

SALATIGA, muria.suaramerdeka.com – Ketua PW Pagar Nusa Jawa Tengah Arief Rohman menegaskan pentingnya penguatan konsolidasi organisasi hingga ke level akar rumput saat membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) X Pagar Nusa Jawa Tengah, Minggu (19/4/2026).

Kegiatan yang dirangkai dengan halalbihalal tersebut digelar di Padel Beans Resto, Salatiga, dan dihadiri jajaran pengurus wilayah hingga pimpinan cabang Pagar Nusa se-Jawa Tengah. Turut hadir Wakil Sekretaris PW NU Jawa Tengah Muhamad Hanif serta Pengurus Pusat Pagar Nusa Nasrullah Afandi.

Dalam sambutannya, Arief yang akrab disapa Gus Arief menekankan bahwa penguatan organisasi harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perguruan tinggi, pondok pesantren, hingga sekolah.

“Ke depan, konsolidasi harus terus diperkuat, baik di perguruan tinggi, pesantren, maupun sekolah. Ini penting untuk memastikan kaderisasi berjalan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pagar Nusa Jawa Tengah telah menjalin kerja sama dengan 34 perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya memperluas basis kader dan meningkatkan kualitas sumber daya anggota.

Selain konsolidasi, kemandirian organisasi menjadi sorotan utama dalam forum tersebut. Arief mengapresiasi inisiatif PC Pagar Nusa Sragen yang memberikan bantuan keuangan kepada pengurus wilayah. Menurutnya, langkah ini dapat menjadi contoh inovasi dalam memperkuat struktur organisasi.

“Ini bentuk kreativitas yang harus dikembangkan. Kemandirian organisasi menjadi kunci agar program-program bisa berjalan optimal,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan gagasan penguatan pendanaan melalui i’anah tsanawiyah yang dihimpun dari anggota baru setiap tahun saat baiat. Dana tersebut diharapkan dapat menopang berbagai kegiatan organisasi, termasuk pelaksanaan Kejurda yang rutin digelar setiap tahun.

Tak hanya itu, dana tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung penyelesaian persoalan di tingkat cabang, termasuk bantuan hukum bagi anggota apabila diperlukan.

Sejumlah gagasan strategis lainnya turut mencuat, di antaranya penerbitan sertifikat kelulusan yang ditandatangani oleh pimpinan wilayah sebagai bentuk standarisasi santri Pagar Nusa. Arief juga mendorong pengembangan potensi anggota yang menempuh pendidikan di bidang olahraga serta memperkuat peran guru olahraga berlatar belakang Pagar Nusa di lingkungan Ma’arif.

Sementara itu, Muhamad Hanif menilai Pagar Nusa sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama yang memiliki karakter unik karena memadukan pembelajaran bela diri dengan penguatan organisasi.

“Pagar Nusa tidak hanya membentuk fisik, tetapi juga kapasitas organisasi. Ini yang menjadi kekuatan sekaligus pembeda,” katanya.

Ia menambahkan, pencak silat di UIN Salatiga telah berkembang menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tersendiri, yang menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap Pagar Nusa.

Pada kesempatan tersebut, PW Pagar Nusa Jawa Tengah secara resmi meluncurkan Kejurda X yang akan digelar pada 26–27 April 2026 di Purwokerto. Ajang ini diharapkan menjadi sarana pembinaan prestasi sekaligus mempererat solidaritas antaranggota Pagar Nusa di Jawa Tengah.

sumber: https://muria.suaramerdeka.com/olahraga/0717020854/pagar-nusa-jateng-perkuat-konsolidasi-kejurda-x-siap-digelar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar