Bendungan Randugunting Mulai Dibangun, Begini Sosialisasi Pemkab

Mas Arief /
 
SOSIALISASI: Wabup Arief Rohman menyampaikan sosialisasi pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan Randugunting di Kantor Camat Japah, Blora, belum lama ini. (HUMAS FOR RADAR KUDUS)


JAPAHPemkab Blora mulai sosialisasi pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan Randugunting di Kantor Camat Japah, Blora. Sesuai rencana, bendungan itu akan dibangun di Kecamatan Japah.
Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Blora Arief Rohman Kabid Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Jateng Endro Hudiyono; tim BBWS Pemali Juwana; Sekcam Japah Rudi Sugiharto; Kabid PJSA (Pelaksanaan Jaringan Sumber Air) BBWS Pemali Juana Dwi Cahyo Handono Setyawan; dan warga Desa Gaplokaan, dan Kalinanas.
Wabup Blora Arief Rohman mengatakan, tahun ini di Kecamatan Japah akan ada pembangunan Bendungan Randugunting di Desa Kalinanas. Pembangunan ini menjadi harapan bersama agar wilayah Japah bagian utara memiliki tampungan air, sehingga perlu ada dukungan dan bantuan dari warga. ”Insya Allah kalau ada bendungan ini akan bermanfaat untuk sektor pertanian maupun lainnya,” kata Arief Rohman.
Menurutnya, bendungan yang akan di bangun ini diharapkan mampu meningkatkan sektor pertanian di Japah, khususnya Desa Gaplokaan dan Desa Kalinanas. Pemkab Blora akan terus mengawal dan mendukungnya.
Dari Kecamatan Japah serta Pemdes Kalinanas dan Gaplokaan juag diminta ikut mengawal pembangunan tersebut. ”Semoga rencana nawacita dari Pak Jokowi ini segera terlaksana,” ujarnya.
Kabid Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Jateng Endro Hudiyono menyampaikan, sosialisasi ini merupakan langkah untuk pengadaan tanah pembangunan Bendungan Randugunting. “Ada beberapa tahapan dalam pengadaan tanah ini, beberapa tahapan ini tentu perlu di rembuk bersama dengan warga yang nantinya terkena pengadaan tanah,” jelasnya.
Dwi Cahyo Handono Setyawan, kabid Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BBWS Pemali Juwana mengatakan, pembangunan bendungan ini akan bermanfaat bagi warga untuk sektor pertanian maupun lainnya. “Bendungan ini akan meliputi tiga kabupaten. Yaitu Blora, Rembang dan Pati,” ucapnya.
Menurutnya, rencana pembangunan ini sudah ada sejak 2005-2017. Namun baru dibangun tahun ini yang direncanakan bisa selesai pada 2020 nanti. “Bendungan Randugunting ini merupakan proyek yang sangat strategis nasional. Bapak Presiden sudah merencakanan 65 bendungan se-Indonesia,” imbuhnya.
Dwi Cahyo menambahkan, maksud dan tujuan dibangunnya Bendungan Randugunting ini, untuk menyediakan tampungan air guna memenuhi kebutuhan air di Blora, Rembang, dan Pati. Selain itu mengairi daerah irigasi Kedungsapen seluas 630 hekatare di Rembang. ”Tak hanya memenuhi kebutuhan air, nantinya juga dimanfaatkan kebutuhan air baku di wilayah Blora sekitar 150 liter per detik,” ujarnya. 
(ks/sub/lil/top/JPR)

JawaPos Radar Kudus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts