Fakultas Kehutanan UGM Tanam 4.000 Bibit Pohon di Blora

Mas Arief /


Mendukung upaya optimalisasi fungsi hutan dan menyejahterakan  masyarakat desa wilayah Blora Selatan, Fakultas Kehutanan UGM melaksanakan penanaman 4.000 bibit pohon  bertajuk “Trees For Solidarity”.
Kegiatan penanaman pohon dipusatkan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Getas-Ngandong yang merupakan area pengembangan pendidikan dan pelatihan pengelolaan hutan bagi sivitas akademika UGM. Lahan berlokasi di petak 146-147 Dukuh Kudu, Desa Ngeblak, Kecamatan Kradenan, Blora.
Wakil Dekan Fakultas Kehutanan UGM Bidang Aset, Keuangan dan SDM, Dr. Rohman, mengatakan penanaman dimulai pada hari Minggu (18/3) di areal hutan, pekarangan warga, serta pinggir Sungai Bengawan Solo.
“Ada 4 ribu bibit pohon yang ditanam terdiri dari bibit pohon jambu air, jambu kristal, kelengkeng, cemara, dan petai,” jelasnya Selasa (20/3).
Rohman menjelaskan kegiatan penanaman pohon di Desa Nglebak ini merupakan salah satu program KHDTK Getas-Ngandong yang dilaksanakan oleh UGM. Sebelumnya, kawasan hutan ini hanya ditanamai pohon jati yang kurang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan kini divariasi dengan penanaman berbagai jenis pohon.
“Tanaman Jati maksimal 50 persennya, lalu sisanya akan kita tanami dengan pepohonan lain guna meningkatkan pendapatan masyarakat desa hutan dengan melibatkan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH),”paparnya.
Melalui program ini, lanjutnya, UGM mengajak seluruh pihak terkait secara bersama-sama melakukan pengelolaan hutan dengan lebih baik. Dalam program KHDTK Getas-Ngandong ini UGM diberikan kewenangan pemerintah untuk mengelola lahan seluas 10.901 hektar.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Bupati Blora, H Arief Rohman, Asisten Pemerintahan Sekda, H Setyo Edy, Kepala Dinas LH, Dewi Tedjowati, Kabag Perekonomian, Rudatiningsih, dan Camat Kradenan, Sutarso. Selain itu, juga diikuti 75 orang mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM.
Wabup, Arief Rohman, mewakli Pemkab Blora menyampaikan terima kasih kepada Fakultas Kehutanan UGM yang telah memberikan bantuan penanaman pohon dan melakukan pengelolaan kawasan hutan. Dia berharap kegiatan yang dilakukan dapat membantu serta menjawab berbagai persoalan kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan masyarakat desa hutan.
Arief mengatakan kegiatan yang dilakukan Fakultas Kehutanan UGM ini sejalan dengan visi-misi Pemerintah Kabupaten Blora yang fokus melakukan pembangunan di wilayah Blora Selatan. Sebab, wilayah ini merupakan daerah miskin karena berada di tengah hutan.
“Dengan konsep KHDTK ini UGM telah berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan. Lalu untuk penanaman bibit pohon diharapkan ke depan hasilnya bisa dimanfaatkan masyarakat sehingga bisa menambah penghasilan ekonomi warga ,”urainya. (Humas UGM/Ika)
sumber:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts