Pemuda Harus Aktif Berorganisasi dan Memiliki Jiwa Wirausaha



Kemarin malam, Rabu (9/1/2019) saya menghadiri acara pengajian akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru 2019 yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Karangtalun Kecamatan Banjarejo. Pengajian akbar tersebutdiikuti oleh ribuan pemuda Desa Karangtalun dan sekitarnya dengan menghadirkan pembicara Gus Miftah Maulana Habibburrahman, pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Yogyakarta.

Seperti biasanya, saya diberi kesempatan oleh panitia untuk memberikan sedikit prakata.

Dalam sambutan itu, saya sangat mengapresiasi acara pengajian akbar yang dilaksanakan Karang Taruna Karangtalun, pasalnya sangat jarang Karang Taruna menggelar pengajian. Saya doakan semoga Karang Taruna Karangtalun semakin maju dan berkembang kegiatannya. Dan sebaliknya saya harap para pemuda desa Karangtalun senantiasa aktif berorganisasi dan memiliki jiwa wirausaha.

Seorang pemuda idealnya aktif berorganisasi agar memiliki banyak pengalaman dan relasi,  disamping itu dengan aktif berorganisasi, maka jiwa wirausaha pun akan tumbuh. Sehingga ketika lulus sekolah tidak akan kebingungan untuk mencari kerja. Kuliah juga bisa sambil kerja, dibiayai dengan pendapatan sendiri.

Jika hal ini bisa dilakukan oleh seluruh pemuda, angka pengangguran di Kabupaten Blora akan semakin rendah, begitu juga dengan kemiskinan.

Salah satu contoh berorganisasi ya dengan mengikuti karang taruna seperti ini. Kemudian organisasi di sekolah seperti OSIS, Kepramukaan dan lainnya.

Saya juga usul kepada para pemuda Karang Taruna Karangtalun agar giat melaksanakan pelatihan wirausaha kepada para pemuda desa. Seperti pelatihan perbengkelan, pelatihan peternakan atau mungkin sablon kaos, dengan dukungan Pemerintah Desa.

Untuk diketahui, Dana Desa tahun 2019 ini juga dianjurkan untuk program pemberdayaan masyarakat dan  Pemberdayaan ekonomi yang salah satu sasarannya adalah kaum muda.
(#GAS)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar