Lion Air Group Kaji Rute Penerbangan dari dan ke Bandara Ngloram Blora: Kita Lihat Respon Pasar

Mas Arief /
Wakil Bupati Blora, Aref Rohman, bersama rombongan Lion Air Group melihat maket pembangunan Bandara Ngloram, di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Lion Air Group berencana membuka rute penerbangan dari dan ke Bandara Ngloram.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Lion Air Group sedang mengkaji kemungkinan untuk membuka rute penerbangan dari dan ke Bandara Ngloram, Blora, Jawa Tengah (Jateng).

Hal ini disampaikan General Manager (GM) Service Lion Air Group, Ari Azhari, saat meninjau langsung kondisi Bandara Ngloram, bersama sejumlah pejabat pemerintah terkait.

Di antaranya tim dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub), dalam hal ini Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Dewandaru Jepara, Ariadi Widiawan; Wakil Bupati Blora, Arief Rohman; dan Ketua Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Pembangunan Bandara Ngloram, Abdul Rozzaq.

Ari Azhari mengatakan bahwa prospek penerbangan di Bandara Ngloram adalah Jakarta dan Surabaya.
Namun demikian, pihaknya mengaku akan terlebih dulu melihat dan mengkaji respon pasar.
"Prospekanya kan kalau tidak ke Surabaya ya ke Jakarta (Halim), tapi nanti bagaimana, kita lihat respon pasar dulu."
"(Dengan adanya Bandara) ini nanti juga untuk mempercepat pembangunan daerah. Tentu, kami akan jajaki,” ucap GM Service Lion Group, Ari Azhari, dalam keterengan tertulis yang diterima TribunBanyumas.com, Jumat (17/7/2020).

Sementara itu, Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, mengaku menyambut baik rencana Lion Air Group tersebut.

Menurut dia, Pemkab Blora akan mendukung penuh bila nanti Lion Air Group membuka rute penerbangan dari dan ke Bandara Ngloram.
“Tentu kami dukung penuh. Ini merupakan mimpi panjang masyarakat Blora yang sudah puluhan tahun menginginkan bandara ini hidup lagi."

"Dengan aktifnya kembali bandara ini, semoga perekonomian daerah lebih meningkat dan kesejahteraan masyarakat lebih baik lagi,” ujar Wakil Bupati.

Rombongan datang pada Rabu siang (15/7/2020), guna meninjau secara langsung kondisi landasan, juga melihat maket perencanaan pembangunan Bandara Ngloram yang telah dibuat oleh Kementerian Perhubungan.
Ketua Satuan Kerja Pelaksana Pembangunan Bandara Ngloram, Abdul Rozzaq, menyatakan bahwa tahun 2020 ini akan dilakukan perpanjangan landasan.
Yakni, dari semula 1.200 meter menjadi 1.500 meter, sehingga akan bisa didarati pesawat pada akhir 2020 nanti.

“Ini sedang dimulai untuk penataan lahan perpanjangan landasan atau runwaynya."

"Harapannya akhir 2020 nanti sudah bisa digunakan, jadi total 1500 meter landasannya,” ucap Abdul Rozzaq.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Dewandaru Jepara, Ariadi Widiawan, menyatakan jika semua berjalan lancar pihaknya berharap pada tanggal 17 September 2020 bisa dilakukan pendaratan pesawat bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasional.
“Kami dari Kementerian Perhubungan ingin memberikan kado terindah untuk masyarakat Blora yakni Bandara Ngloram bisa melayani penerbangan pesawat jenis ATR 72 yang saat ini sedang ditinjau langsung oleh GM Service Lion Group."

"Mudah mudahan ini segera terealisasi,” ungkap Ariadi. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunbanyumas.com dengan judul Lion Air Group Kaji Rute Penerbangan dari dan ke Bandara Ngloram Blora: Kita Lihat Respon Pasar, https://banyumas.tribunnews.com/2020/07/17/lion-air-group-kaji-rute-penerbangan-dari-dan-ke-bandara-ngloram-blora-kita-lihat-respon-pasar?page=2.

Editor: yayan isro roziki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Entri yang Diunggulkan

Cek Keruhnya Air PDAM Di Cepu

Berdasarkan laporan masyarakat yang masuk tentang keruhnya air PDAM di wilayah Cepu, Selasa (11/06) saya mengajak Direktur PDAM, Kepal...