RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Penolakan pembangunan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Blora sempat membuat publik pesimistis adanya kemajuan untuk masyarakat setempat. Bupati Blora Arief Rohman pun turun tangan dan tegaskan untuk melanjutkan rencana pembangunan kampus tersebut.
Bupati Arief Rohman mengatakan, pihaknya masih perlu koordinasi lebih lanjut dengan pihak rektorat UNY terkait pembangunan PSDKU UNY di Kota Sate itu. ‘’Juni depan ini kami akan membahas lagi bareng UNY. Dan, karena ini program strategis juga perlu dirapatkan dengan DPRD,’’ terangnya.
Menurutnya, banyak mayoritas masyarakat blora mendukung pembangunan UNY di Blora. ‘’Memang mayoritas masyarakat Blora setuju dibangun di Blora. Entah di Blora, di Cepu, atau bahkan nanti alternatif di Kunduran,’’ ujar pria yang akrab disapa Mas Arief kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro, Selasa (27/5).
Mas Arief juga berharap, UNY tidak lari dari Blora. Dan, diusahakan untuk lanjut pembangunan di Kota Barongan itu. ‘’Ini kesempatan kita. Jangan sampai lepas lagi. Rasanya eman kalau akhirnya dibangun di tempat lain,’’ jelasnya.
‘’Iya memang sudah ada yang ancang-ancang menerima UNY terkait isu penolakan kemarin. Maka dari itu, kami lanjutkan pembangunan ini,’’ tandasnya. (hul/bgs
Link berita:
https://radarbojonegoro.jawapos.com/blora/716068379/sempat-ditolak-bupati-arief-rohman-tegaskan-lanjut-pembangunan-uny-di-blora

Tidak ada komentar:
Posting Komentar